Home Kabar GKN Bertemu Kader GKN Sulut, Aulia Mengaku Sosialisasi dari DJKI Sudah Tepat Sasaran

Bertemu Kader GKN Sulut, Aulia Mengaku Sosialisasi dari DJKI Sudah Tepat Sasaran

Suasana sosialisasi menyosialisasikan desain industri kepada para akademisi, asosiasi di bidang desain produk dan pelaku usaha di bidang desain produk yang ada di Manado pada Rabu, 14 Agustus 2019.

Bertemu Kader GKN Sulut, Aulia Mengaku Sosialisasi dari DJKI Sudah Tepat Sasaran

GKNNEWS.COM, MANADO – Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual, Kementerian Hukum dan HAM menggelar FGD atau Diskusi Kelompok Terpumpun Kekayaan Intelektual Bidang Desain Industri.

Kegiatan tersebut melibatkan kader Gerakan Kewirausahaan Nasional (GKN) Provinsi Manado.

Universitas Sam Ratulangi dipilih sebagai tempat kegiatan yang dihelat selama dua hari 14-15 Agustus 2019.

Dirjen HKI menyosialisasikan desain industri kepada para akademisi, asosiasi di bidang desain produk dan pelaku usaha di bidang desain produk yang ada di Manado.

VIDEO PELENGKAP (tak terkait berita)

Kader GKN DPD Sulawesi Utara di bidang usaha mebel, kemasan (packaging), desain kreatif, designer, peralatan rumah tangga (homeware) ikut sebagai peserta.

Kepala Seksi Pemberdayaan Potensi KI, Aulia Andriani mengaku senang bisa bertemu dan berdiskusi bersama kader GKN dan pelaku usaha lainnya di Manado.

“Kemarin kami senang sekali melihat antusiasme anggota GKN Manado yang ikut serta dalam kegiatan di sana.”

Kader GKN membuat banyak produk dan dinilai menjadi tepat sasaran dalam sosialisasi yang digelar Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI).

“Produk yang mereka buat banyak dan Alhamdulillah sudah tepat sasaran,” jelas Aulia Andriani.

“Sehingga teman-teman pun senang menjelaskan mengenai potensi anggota GKN untuk mendaftarkan Desain Industri sesuai kriteria yang ditetapkan oleh DJKI,”

Dari sisi label, para pengusaha dan kader GKN Manado bisa mendaftarkan mereknya.

Kemudian dari sisi kemasan produk bisa didaftarkan melalui desain industri.

“Karena ketika mereka menunjukan produk, dari sisi label produk sudah pasti bisa didaftar melalui merek, dan dari sisi kemasan produk mereka juga bisa daftar melalui desain industri,” jelasnya.

Pengurus DPP GKN Indonesia, Syarif Hidayat mengatakan, sinergitas GKN dan Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual merupakan hal positif dalam memperkuat ekonomi kerakyatan.

“Alhamdulillah saya ucapkan atas kerjasama dan kebersamaan antara Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kemenkumham RI dan GKN Indonesia,” jelasnya.

Namun, Syarif Hidayat melihat masih banyak permasalahan di lapangan yang harus segara diselesaikan.

Syarif Hidayat melihat perlu ada poin khusus tentang kerjasama antara GKN Indonesia bersama Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual.

“Sehingga bisa bersinergi, saling membantu dan memberi manfaat. Sekiranya ini bisa benar-benar praktis dan cepat penanganannya dalam memberi solusi bagi para wirausaha dan UMKM terkait perlindungan HKI,” jelasnya. (*)

Deretan Tamu yang Hadir

1. Direktur Hak Cipta dan Desain Industri, Molan Karim Tarigan.
2. Kepala Seksi Administrasi dan Permohonan Hak Cipta dan Desain Industri, Maryeti Pusporini.
3. Pemeriksa Desain Industri, Fita Permata.
4. Pemeriksa Desain Industri, Monika Saly Detri.
5. Kepala Seksi Pemberdayaan Potensi KI, Aulia Andriani.
6. Ketua DPD GKN Sulut, Santo

Poin Pembahasan

1. Perspektif pentingnya kekayaan intelektual bagi perguruan tinggi Universitas Sam Ratulangi, Manado

2, Manfaat pelindungan desain industri bagi pelaku industri kreatif.

3. Tata cara penulisan teknis desain industri.

4. DI dalam perspektif griya/kerajinan.

5. DI dalam perspektif desain produk.

6. Konsultasi teknis terkait penyusunan dokumen desain industri.

7. Konsultasi teknis terkait penyusunan dokumen desain industri.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here