Home Headline Fintech Solusi Pengusaha Kecil Bertahan saat Pandemi Covid-19

Fintech Solusi Pengusaha Kecil Bertahan saat Pandemi Covid-19

Presiden Direktur Amar Bank, Vishal Tulsia/CNNIndonesia

GKNNEWS.COM, – Sektor perekonomian telak dipukul mundur pandemi Covid-19, begitu juga dengan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Akan tetapi dalam kondisi ini jangan sampai larut, sehingga UMKM terpuruk.

Hal ini diungkapkan Presiden Direktur Amar Bank, Vishal Tulsian, melalui artikel yang telah dimuat Pikiran-Rakyat.com pada Jumat (25/7/2020), berjudul “Ingin Segera Bangkit di Era New Normal? UMKM Harus Lakukan Ini“.

Menurutnya, UMKM harus jeli melirik berbagai peluang yang muncul di tengah pandemi seperti saat ini, dan segera bangkit untuk keluar dari keterpurukan.

“Pandemi justru harusnya dijadikan sebagai motivasi untuk menciptakan sebuah kesempatan,” kata Vishal.

Dirinya menekankan, agar UMKM dan masyarakat pada umumnya harus mengatur rasa khawatir dengan segera menciptakan beragam strategi atau perencanaan untuk masa depan. Maka jadikan situasi pandemi ini, sebagai suatu kesempatan untuk belajar dan bertranformasi jadi lebih baik lagi.

“Hal yang tidak kalah penting ialah membuat perencanaan, termasuk perencanaan keuangan,” ungkapnya.

Dia mengatakan, bahwa Amar Bank Sendiri melalui Tunaiku, menjadikan pandemi sebagai peluang bagi ekosistem financial technology (Fintech).

Pada masa pandemi ini, kata dia, kebutuhan solusi keuangan terus menanjak.

Di sisilain, pelaku UMKM songket, Dharmawan mengaku, pandemi membuat usahanya anjlok hingga 90 persen. Sedangkan biasanya, dia mengaku bisa mendapatkan 10-15 orderan, namun saat pandemi untuk menjual 1-2 baju pun sulit.

“Dalam kondisi seperti saat ini, kan orang memenuhi kebutuhan makanan dan minuman dulu, untuk baju belakangan. Maka pemasaran pun bergeser dari offline jadi online,” kata Dharmawan.

Hingga setelah Lebaran, permintaan berangsur membaik. Meski dalam kondisi seperti ini, kata dia, pihaknya membutuhkan solusi permodalan untuk bisa kembali bangkit.

“Dalam kondisi ini yang harus dilakukan ialah jeli melihat setiap peluang yang hadir. Dengan bantuan pembiayaan, dan kejelian dalam membidik peluang, UMKM pasti akan berpeluang besar untuk segera bangkit,” tuturnya.

Sementara itu, Tunaiku memasuki usai keenam tahun menggelar #BersamaTunaiku #6thBerbagi Senyum melalui media sosial. Program tersebut sudah berlangsung sejak 27 Juni – 17 Juli 2020.
Vishal menjelaskan, bahwa selama 6 tahun hadir di Indonesia, pihaknya sudah membantu kehidupan lebih dari 360.000 masyarakat di Indonesia. Seluruh pendanaan yang sudah disalurkan total mencapai lebih dari Rp4 triliun.

Akan hadir pada 16 kota besar di Indonesia, Tunaiku telah diundung lebih dari 4,6 juta kali. Terdapat tiga kategori utama pinjaman Tunaiku, yakni renovasi rumah dengan jumlah lebih dari 140 ribu senyuman. Modal usaha dengan lebih dari 100 ribu senyuman, dan biaya pendidikan lebih dari 45 ribu senyuman.

“Amar Bank berkomitmen, melalui Tunaiku akan terus mendukung upaya pemerintah dalam mencapai target inklusi keuangan Indonesia sebesar 90 persen pada 2024,” ujarnya. ***

 

Editor : Pipin Lukmanul Hakim

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here