Home Kisah Harapan Maria Pada Dunia Online dan Pemuda Floras, Menkop: Semua Mudah di...

Harapan Maria Pada Dunia Online dan Pemuda Floras, Menkop: Semua Mudah di Era Industri 4.0

Peserta pelatihan, Maria mengaku materi yang diberikan optimalisasi promosi melalui media sosial dan marketplace. Pelatihan tersebut bertujuan mengenalkan pada mahasiswa dan meningkatkan penjualan produk UMK.

Harapan Maria Pada Dunia Online dan Pemuda Floras, Menkop: Semua Mudah di Era Industri 4.0

VIDEO BERITA!

GKNNEWS.COM, BALI – Kementrian Koperasi dan Usaha Mikro Kecil mengajak mahasiswa IKIP Bali memulai mengenal bisnis online.

Kementrian menggandeng Blanja.com, Facebook, dan pemateri lainnya yang sejurus dengan tujuan pelatihan.

Peserta pelatihan, Maria mengaku materi yang diberikan optimalisasi promosi melalui media sosial dan marketplace.

Pelatihan tersebut bertujuan mengenalkan pada mahasiswa dan meningkatkan penjualan produk UMK.

Pelatihan kepada mahasiswa IKIP Bali ini sangat baik sebagai bekal.

“Ini sangat bagus untuk saya dan teman-teman di Flores. Saya akan bawa ilmu ini jadi bekal ke Flores, karena di sana belum mengenal blanja.com dan usaha online,” jelas Maria.

Tren anak muda saat ini mulai bergeser terkait masa depannya setelah menempuh pendidikan.

Saat ini banyak anak muda khususnya mahasiswa, mulai melirik untuk menjadi entrepreneur atau pengusaha

Di era revolusi industri 4.0, menjadi pegawai swasta atau ASN tak lagi menjadi tujuan utama mereka.

Tak heran kini mulai menjamur banyak usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang dijalankan kelompok usia muda dengan memanfaatkan internet, tak terkecuali di Bali.

Kendati begitu, masih banyak ternyata anak muda yang kerap bingung bagaimana cara memulai usaha. Modal seringkali menjadi kendala utama.

Menjawab hal itu, Kementerian Koperasi dan UKM RI memberikan sejumlah pelatihan terkait entrepreneurship atau kewirausahaan menyasar anak-anak muda di Bali.

Menggandeng IKIP PGRI Bali, sejumlah kegiatan digelar di antaranya Sosialisasi dan Bimtek Dana Bergulir LPDB KUMKM, Sosialisasi dan Pemberkasan Sertifikasi Hak Cipta Produk, Pelatihan Penilaian Kesehatan Koperasi, Pelatihan Pemanfaatan Teknologi Informasi bagi Koperasi, Sosialisasi Pola Kemitraan Usaha Rantai Nilai, Pelatihan Technopreneur, Pelatihan Kewirausahaan Digital Entrepreneur bagi Pemuda dan Mahasiswa, hingga Pelatihan Vocational Berbasis E-Commerce.

Pelatihan ini digelar di Kampus IKIP PGRI, Denpasar terhitung sejak Kamis-Sabtu, 19-21 September 2019.

Seluruh pelatihan untuk memberi jalan kemudahan bagi para generasi milenial khususnya para mahasiswa untuk berwirausaha.

On Board & SME’s Seller Development Leader, Nella Nevannita mengatakan, pelatihan ini menyasar calon atau pelaku UKM.

Peserta yang merupakan mahasiswa IKIP Bali ini dikenalkan cara memasarkan produk secara daring.

“Kita mengenalkan tentang dunia online khususnya digunakan untuk bisnis pelaku UKM,” jelas Nela pada Kamis, 19 September 2019.

Harapan Nela, mahasiswa yang hadir sebagai peserta bisa memulai dan mengembangkan usahanya.

“Targetnya temen-temen mahasiswa di Bali bisa go online juga. Dan mahasiswa IKIP juga bisa membantu yang lainnya untuk mengembangkan usaha onlinenya,” jelasnya.

Di Blanja.com, pelaku UKM mendapat layanan gratis.

Selain itu, mendapat arahan bagaimana mengambil angle gambar, upload, dan lainnya.

“Gratis, kita ajarkan dulu. Nah, nanti administrasi untuk UKM 1 persen,” jelasnya.

Sekedar informasi, Blanja.com merupakan perusahaan usaha patungan (joint venture) antara PT Telkom Indonesia Tbk dan eBay Inc dengan nama PT.MetraPlasa.

Didirikan 2012 lalu, kini Blanja.com telah memiliki mitra penjual lebih dari 50 ribu dan menghadirkan 500 juta produk.

Bukan hanya itu, bahkan Blanja.com kini telah mengembangkan layanannya ke ranah aplikasi mobile sebagai langkah untuk menjangkau masyarakat dengan lebih baik.

Menteri Koperasi dan UMK RI, Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga menuturkan dari pelatihan terkait entrepreneurship atau kewirausahaan menyasar anak-anak muda di Bali, diharapkan mampu mengubah orientasi generasi milenial dari bergantung harapan menjadi PNS menjadi entrepreneur.

”Apalagi saat ini sudan zaman revolusi industri 4.0, kesempatan berwirausaha sudah semakin mudah. Cukup modal hape saja sudah bisa, beda kalau dibanding dulu,” ungkapnya ditemui usai acara.

Menurut dia, era revolusi industri 4.0 membuka peluang bagi siapapun untuk menjadi pengusaha dan membuka lapangan kerja baru yang lebih luas.

Revolusi industri 4.0, jelas dia, tidak boleh diabaikan namun harus dimanfaatkan sebagai peluang untuk mencapai kesejahteraan bersama.

Ia mengatakan sebelum era ini, misalnya untuk menjadi pengusaha hotel tidak sederhana karena harus memiliki aset dan properti hotel yang besar investasinya.

“Dulu mau jadi pengusaha hotel harus punya hotel, sekarang enggak perlu, cukup aplikasi. Pengusaha rental mobil pun demikian, sekarang cukup dengan handphone. Itulah namanya revolusi industri 4.0,” katanya.

Terlebih, generasi milenial saat ini merupakan kaum melek teknologi sehingga potensi mereka untuk memanfaatkan era revolusi industri 4.0 justru sangat besar.

“Anak milenial bisa melihat potensi dengan lebih jeli. Anak saya sendiri pernah jualan baju online. Sekarang memilih mau jadi tukang cukur,” kata Puspayoga.

Dalam kegiatan ini turut mengundang pakar marketing Hermawan Kartajaya dan Duta Koperasi Indonesia Dewi Motik Pramono untuk memberikan motivasi kepada ratusan hadirin yang sebagian besar pemuda dan mahasiswa asal Bali.

Sebelumnya, Rektor IKIP PGRI Bali Dr. I Made Suarta,SH,M.Hum. pada kesempatan yang sama mengatakan banyak mahasiswa di kampusnya yang memiliki prestasi di berbagai bidang termasuk meraih medali emas dalam ajang olahraga Asian Games dan sederet prestasi lain.

”Diharapkan penyelenggaraan sinergi program yang diharapkan bisa melahirkan lebih banyak wirausaha baru dan SDM potensial dari Provinsi Bali.

Selain itu, juga ada penandatanganan nota kesepahaman bersama (Memorandum of Understanding/MoU) antara Menteri Koperasi dan UKM dengan Rektor IKIP PGRI Bali tentang Pengembangan Kewirausahaan di Kalangan Mahasiswa. (*)

VIDEO PELENGKAP (tak terkait berita)

BACA JUGA!

Kerja Cuma Modal Smartphone, Revolusi Industri 4.0 …

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here