Home News Kerugian Ekonomi Akibat Gempa Bumi dan Tsunami di Sulteng Tembus Rp 10...

Kerugian Ekonomi Akibat Gempa Bumi dan Tsunami di Sulteng Tembus Rp 10 Triliun

GKNNEWS.COM, PALU – Kerugian ekonomi akibat bencana gempa bumi dan tsunami di Kota Palu dan Kabupaten Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah diprakirakan mencapai di atas Rp 10 Triliun. Angka itu menurut Kepala Pusat Data, Informasi dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho bisa bertambah karena sampai hari ini tim damage and loses assestment (DALA) BNPB masih melakukan penghitungan. Terutama kerusakan bangunan, infrastruktur, serta ekonomi produktif yang terdampak.

”Tapi kalau kita bandingkan dengan yang ada di Lombok, melihat lokasi yang ada di Sulawesi Tengah ini, perkiraan kerugian dan kerusakan di atas Rp10 triliun. Kerugian dan kerusakan dampak gempa Lombok kemarin Rp18,8 triliun. Ini pasti di atas Rp10 triliun,” jelas Sutopo dalam jumpa pers di Graha BNPB, Utan Kayu, Jakarta Timur, Kamis, (4/10/2018).

Selain melakukan hitung cepat kerugian ekonomi, tim DALA tersebut juga melakukan metode hitung Human Need Recovery Assestment (HRNA). Hal itu untuk mengetahui berapa dana yang dibutuhkan oleh Sulawesi Tengah untuk pemulihan atau rehabilitasi dan konstruksi pasca bencana.

Sementara itu, memasuki hari keenam gempa bumi dan tsunami di Kota Palu dan Kabupaten Donggala, tercatat jumlah korban meninggal 1.424 orang, yang tersebar di Kota Palu 1.203 orang, Kabupaten Donggala 144 orang, Kabupaten Sigi 64 orang, Parigi Moutong 12 orang, dan Pasangkayu , Sulawesi Barat satu orang. [net/gun]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here