Home News Market Place dan Jalur Pemasaran Masa Depan

Market Place dan Jalur Pemasaran Masa Depan

Ketua Gerakan Kewirausahaan Nasional (GKN) Surakarta, Ryo Juara dalam Workshop Technopreneur yang dilaksanakan Kemenkop UKM di Purwokerto pada Rabu, 10 Juli 2019.

Market Place dan Jalur Pemasaran Masa Depan

GKNNEWS.COM, PURWOKERTO – Perkembangan dunia digital terus bergerak maju.

Bahkan, pengguna medsos dan internet yang memanfaatkan untuk jaringan semakin luas.

Hal itu dikemukakan Ketua Gerakan Kewirausahaan Nasional (GKN) Surakarta, Ryo Juara dalam Workshop Technopreneur yang dilaksanakan Kemenkop UKM di Purwokerto pada Rabu, 10 Juli 2019.

Menurutnya, media online adalah masa depan.

“Internet mengalahkan televisi. Saat ini Sosmed menjadi pilihan spot promo paling potensial,” sebutnya.

Setip hari orang rata-rata meliat gadget sekitar delapan jam.

Dari seluruh pengguna internet, sekitar 74 persen, memanfaatkan google untuk menggali info produk, dan 40 persen di antaranya membeli secara online.

Untuk itu pemanfaatan marketplace untuk mendukung pengembangan UMKM sangat diperlukan.

Berdasarkan Hootsuite we are social, platform medsos yang paling aktif adalah YouTube, FB, Wa, Instagram dan line.

Ia juga mendorong pelaku usaha untuk membuat konten 2 Vidio.

“Dengan Vidio customer bisa lebih percaya, selain itu kita juga bisa memanfaatkan testimoni customer,” jelasnya.

Menurutnya, media online bugdetnya lebih rendah. Selain marketplace UMKM juga perlu memanfaatkan web yang dikelola secara mandiri.

Dalam kesempatan workshop tersebut ia juga berbagi ilmu terkait pemasaran dan distribusi.

Misalnya, UMKM harus memahami peta market, apakah bleeding market, potensial, atau bahkan sleei market.

Sementara bagi yang mau mengawali usaha, bisa dimulai dengan rename, repackage, dan repositioning.

“Kemasan bukan hanya packaging, tapi apa yang pertama dilihat. Sedangkan re positioning yakni ganti target marketnya,” ungkap Ryo.

Menurutnya yang perlu dilakukan seorang wirausahawan, yakni pikirkan apa yang tidak dilakukan pesaing. “Dan lakukan apa yg tidak dilakukan oleh pesaing.”

Agar usaha bisa terus maju, maka lakukan pemetaan pasar potensial.

“Buatlah produk yang ngangenin, kemasan bagus, buat merk ngetop, gunakan saluran distribusi sebagai agen promosi dan lakukan lompatan konversi, sehingga dikenal d masyarakat. (sakur abdul wahid/DPC GKN Kab Banyumas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here