Home Kisah Mau Bisnis Ayam Geprek? Ini Tips Sukses dari Mbak Atik yang Tokonya...

Mau Bisnis Ayam Geprek? Ini Tips Sukses dari Mbak Atik yang Tokonya Laris di UNY

Mbak Atik membuat usaha Prekso Kampus yang berlokasi di Plaza UNY lantai 4 Komplek Kampus UNY Karangmalang.

Mau Bisnis Ayam Geprek? Ini Tips Sukses dari Mbak Atik yang Tokonya Laris di UNY

GKNNEWS.COM – Kuliner ayam geprek saat ini tengah digandringi masyarakat dari berbagai kalangan.

Menu makanan yang satu ini, sangat enak disantap untuk menemani makansiang bahkan malam hari.

Siapa saja bisa menggeluti usaha ayam geprek, tentunya dengan ramuan masing-masing dalam hal menjaga cita rasanya.

Satu di antaranya yang menggeluti ayam geprek ini adalah Nurhayati atau sering dipanggil Mbak Atik.

Mbak Atik membuat usaha Prekso Kampus yang berlokasi di Plaza UNY lantai 4 Komplek Kampus UNY Karangmalang.

Mba Atik ini dikenal selektif dalam menjaga cita rasa dan penyajian ayam gepreknya.

Sehingga ayam geprek hasil racikannya, bisa dengan mudah dibedakan dengan menu ayam geprek lainnya.

Harga yang ramah dan rasa yang siap menggoyang lidah, sangat disukai kalangan mahasiswa di sana.

“Ini menjadi favorit makanan mahasiswa UNY,” sebutnya belum lama ini.

Seperti lainnya, ayam goreng digeprek hingga hancur, lalu ditambahi sambal yang khas di atasnya.

Peluang usaha ayam geprek ini sangat menguntungkan untuk dijalankan, apalagi harga cukup terjangkau.

“Memulai bisnis ayam geprek ini tidak membutuhkan modal besar. Peralatan masak juga gak terlalu banyak,” katanya.

“Contoh peralatan yang dibutuhkan misalnya gerobak, rice cooker, peralatan memasak, peralatan makan, kompor dan gas,” jelasnya.

Selain untuk membeli peralatan produksi modal dibutuhkan untuk membeli bahan baku ayam geprek.

“Kalau biar laris, buatlah menu ayam geprek yang enak dan fresh dengan harga terjangkau.”

“Perhatikan juga tampilan ayam geprek saat disajikan. Hal itu juga mendukung kelancaran usaha. Bila ingin lebih menarik tambahkan topping berupa saus teriyaki, saus lada hitam, saus keju, atau keju tabur,” pungkasnya. (gknnews.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here