Home Kabar GKN Rully Nuryanto resmi Dilantik sebagai Deputi Pengembangan SDM Kemenkop UKM

Rully Nuryanto resmi Dilantik sebagai Deputi Pengembangan SDM Kemenkop UKM

RESMI DILANTIK - Ketua Umum DPP GKN Indonesia, Awang Dody Kardeli (kedua kiri) bersama pengurus foto bersama dengan Deputi Pengembangan SDM Kemenkop UKM RI, Rully Nuryanto, SE, MS, yang resmi dilantik pada Jumat (9/11/2018).
RESMI DILANTIK – Ketua Umum DPP GKN Indonesia, Awang Dody Kardeli (kedua kiri) bersama pengurus foto bersama dengan Deputi Pengembangan SDM Kemenkop UKM RI, Rully Nuryanto, SE, MS, yang resmi dilantik pada Jumat (9/11/2018).

Rully Nuryanto resmi Dilantik sebagai Deputi Pengembangan SDM Kemenkop UKM

GKNNEWS.COM, JAKARTA – Rully Nuryanto, SE, MS, resmi dilantik sebagai Deputi Pengembangan SDM Kemenkop UKM RI, Jumat (9/11/2018).

Menteri Koperasi dan UKM RI, AAGN Puspayoga langsung melantik Rully Nuryanto bersama pejabat eselon satu di lingkungan Kementerian Koperasi UKM RI lainnya.

Rully Nuryanto adalah sosok yang sudah lama dikenal di lingkungan Kementerian Koperasi UKM, khususnya di Deputi Pengembangan SDM.

Selain itu, Rully sapaan akrabnya juga relatif muda dan energik. Jabatan terakhirnya adalah Sekretaris Deputi Pengembangan SDM.

Selama ini, Rully Nuryanto dikenal konsen pada perkembangan teknologi.

Dia pun meminta, dengan semakin pesat teknologi, semua pihak untuk siap menghadapinya.

Hal tersebut juga berlaku bagi badan usaha seperti Koperasi.

“Di era revolusi industri 4.0 saat ini sudah memunculkan dampak berupa disruptif teknologi dan disruptif ekonomi dimana teknologi mulai mengganggu kemapanan industri besar incumbent,” kata Rully Nuryanto.

Menurut Rully, saat ini besar kecilnya ukuran suatu perusahaan sudah tak lagi menentukan ‘survive’ nya suatu usaha.

Namun kelincahan dalam mengikuti perkembangan teknologi lah yang akan membuat usaha bisa berkembang.

“Setiap anggota koperasi bisa memberikan kesempatan seluasnya pada anggota untuk mengaktualisasikan dirinya,” kata Rully.

Rully mengingatkan, koperasi akan maju kalau anggotanya mau berkomitmen pada koperasinya.

“Banyak koperasi memiliki usaha ritel, namun kalau anggota koperasi belanja ditempat lain, maka koperasi itu tidak akan bisa berkembang,” katanya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here